Pengertian Supervisi

Supervisi

Dari segi etimologi, supervisi diambil dari kata super artinya mempunyai kelebihan tertentu seperti kelebihan dalam kedudukan, pangkat dan kualitas, sedangkan visi artinya melihat atau mengawasi.

Sedangkan dalam arti terminologi, ada beberapa definisi yang akhirnya dari beberapa definisi itu dapat disimpulkan bahwa supervisi pendidikan adalah suatu aktivitas pembinaan yang direncanakan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah lainnya dalam melakukan pekerjaannya secara aktif.

Pengawasan

Pemerhatian tingkah laku atau kelakuan, manakala sistem pengawasan ialah proses memerhatikan tingkah laku orang ramai, objek atau proses dalam sistem keakuran pada norma-norma yang dijangka atau dimahukan dalam sistem dipercayai untuk tujuan sekuriti atau kawalan sosial

Inspeksi

Kritis penilaian yang melibatkan pemeriksaan , pengukuran , pengujian , pengukuran, dan perbandingan dari bahan atau item .. Sebuah inspeksi menentukan jika bahan atau item dalam tepat jumlah dan kondisi , dan jika sesuai dengan yang berlaku atau ditentukan persyaratan . Inspeksi umumnya dibagi menjadi tiga kategori: (1) Menerima inspeksi, (2) Dalam proses pemeriksaan, dan (3) Final inspeksi. Dalam pengendalian kualitas (yang dipandu oleh prinsip bahwa “Kualitas tidak bisa diperiksa menjadi produk”) yang peran inspeksi adalah untuk memverifikasi dan memvalidasi dengan varians data , hal itu tidak melibatkan memisahkan baik dari yang buruk.

Monitoring

Pemantauan yang dapat dijelaskan sebagai kesadaran (awareness) tentang apa yang ingin diketahui, pemantauan berkadar tingkat tinggi dilakukan agar dapat membuat pengukuran melalui waktu yang menunjukkan pergerakan ke arah tujuan atau menjauh dari itu. Monitoring akan memberikan informasi tentang status dan kecenderungan bahwa pengukuran dan evaluasi yang diselesaikan berulang dari waktu ke waktu, pemantauan umumnya dilakukan untuk tujuan tertentu, untuk memeriksa terhadap proses berikut objek atau untuk mengevaluasi kondisi atau kemajuan menuju tujuan hasil manajemen atas efek tindakan dari beberapa jenis antara lain tindakan untuk mempertahankan manajemen yang sedang berjalan.

Controlling./Mengendalikan

Fungsi manajemen (1) penetapan tolok ukur atau standar, (2) membandingkan kinerja aktual terhadap mereka, dan (3) mengambil tindakan korektif, jika diperlukan.

Kontrol adalah salah satu fungsi manajerial seperti perencanaan, staf pengorganisasian, dan mengarahkan. Ini adalah fungsi penting karena dapat membantu untuk memeriksa kesalahan dan untuk mengambil tindakan korektif sehingga penyimpangan dari standar yang diminimalkan dan menyatakan tujuan organisasi tercapai dengan cara yang diinginkan. Menurut konsep modern, kontrol adalah tindakan meramalkan bahwa konsep awal kontrol hanya digunakan ketika kesalahan terdeteksi. Pengendalian dalam pengelolaan berarti menetapkan standar, mengukur kinerja aktual dan mengambil tindakan korektif. Jadi, kontrol ini terdiri dari tiga kegiatan utama.

Evaluasi

kegiatan atau proses untuk mengukur dan selanjutnya menilai sampai dimanakah tujuan yang telah dirumuskan sudah dapat dilaksanakan. Evaluasi adalah proses memahami atau memberi arti, mendapatkan dan mengkomunikasikan suatu informasi bagi petunjuk pihak-pihak pengambil keputusan.

Referensi

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.businessdictionary.com/definition/inspection.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Monitoring

http://www.businessdictionary.com/definition/controlling.html

http://wakhinuddin.wordpress.com/2009/07/14/definisi-evaluasi/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s